You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

Minggu, 21 April 2019


Siapa yang bisa menilai kita dengan tingkat kebenaran 100%??
Tidak ada. Kenapa kita selalu hawatir dengan apa yang orang lain katakan??
Sepertinnya kita sedang mengalami krisis percaya diri. Lebih baik menjadi apa yang seperti orang lain katakan, bukan bagaimana kita menikmati indahnnya hidup dengan diri kita yang apa adannya.

Sejak kapan dirikita, pribadi kita menjadi barang  yang mengikuti tren? sejak kapan?


Senin, 20 Juni 2016

Perjuangan Masyarakat Sepat

Waduk Sepat Untuk Masyarakat Sepat
Pepatah mengatakan “Buah  Tidakakan Jatuh  Jauh Dari Pohonnya “ pepatah itu mungkin tak seutuhnnya benar terjadi dalam kehidupan yang rasional searang. Tp pepatah itu kuat untuk menyugesti setiap masyarakat. Seperti halnnya masyarakat Dukuh Sepat yang memiliki keberanian dan kegigihan  luar biasa seperti para leluhurnnya yang begitu berani, dan juga gigih dalam mempertahankan Waduk yang merupakan anugerag Tuhan yang diberikan oleh masyarakat Dukuh Sepat sejak dulu.
Waduk Sepat yang terletak di Lidah Kulon sebelah Barat kota Surabaya  ini, telah menuai konflik panjang dengan para penguasa. Kasus waduk ini sudah ada sejak tahun 2004, semenjak diturunkannya peraturan bahwa semua asset yang dimiliki oleh masyarakat dukuh sepat menjadi milik pemkot, dikarenakan pemkot membutuhkan lahan diwilayah tersebut untuk pembangunan Sport center .
Status kepemilikan waduk oleh Pemkot sebetulnya tidak lepas dari pergantian sistem Kepala Desa menjadi Kelurahan sejak masa kemerdekaan Indonesia. Sistem Desa yang berganti dengan sistem Kelurahan menjadi lebih administratif sehingga tanah-tanah yang tidak ada klaim pemiliknya seperti Waduk Sepat pun diakui sebagai milik negara. Status lahan ini menjadi landasan bagi Pemkot untuk menukarnya dengan lahan milik pengembang, sehingga secara de jure status Waduk Sepat saat ini memang telah menjadi milik PT. Citraland. Status lahan ini masih dipertanyakan oleh warga Perdukuhan Sepat sebab dari dulu Waduk Sepat tidak pernah beralih fungsi menjadi tanah eks ganjaran atau tanah pekarangan sebagaimana yang tertulis dalam bukti-bukti kepemilikan Pemkot. Selain itu juga terdapat kejanggalan dalam bukti-bukti tersebut, misalnya dalam sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki Citraland waduk tertulis sebagai tanah pekarangan dan dalam SK Walikota Nomor 188.45/366/436.1.2/2008 waduk tertulis sebagai bekas waduk. Masyarakat setempat khususnya warga Perdukuhan Sepat RW III dan RW V lebih melihat penguasaan waduk secara de facto, sebab berdasarkan sejarah waduk telah ada sejak berpuluh-puluh tahun lamanya dan dibuat sendiri dengan swadaya warga. Waduk disebut-sebut bukanlah peninggalan pemerintah jajahan Hindia Belanda, dan hasil pengelolaan waduk juga tidak pernah dipergunakan untuk menggaji perangkat desa selayaknya fungsi tanah ganjaran pada umumnya.
Masyarakat mulai melakukan perlawanan ketika dilakukan pemasangan pagar beton yang dilakukan pihak pengembang, tidak ada pembelaan dari manpun, kecuali masyarakat elakukan pembelaan terhadap disrinnya sendiri. Perlawanan ini dilakukan secara nyata oleh warga dan juga apparat keamanan. semua lapisan masyarakat ikut turun untuk mempertahanka waduk yang telah di anugerahkan Tuhan oleh masyarakat . mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu , tua, muda ikut serta memperjuangkan apa yang telah menjadi hak mereka. Meskipun notabennya mereka dalah masyarakat kota, rasa memiliki satu sama lain masih sangat kuat, apa lagi antusias para ibu-ibu perkasa yang juga ikut dalam memperjuangkan waduk. Kekerasan dan pelecehan juga etlah di alami para ibu-ibu pejuang waduk.
Warga mengaku perjuangan memertahankan waduk ini memang tak luput dari perjuangan wanita-wanita perkasa desa Dukuh Sepat . Meskipun mereka perempuan, merekalah yang banyak mengambil peran dalam setiap aksi yang dilakukan dalam usaha mempertahankan dan mengambil kembali fugsi waduk dari pengembag. Bagaimana pemkot menyikapi semua ini, mereka lebih memilih untuk menutp mata. Apakah ini yang dinamakan keadilan dan demokrasi, ketika penguasa yang bersalah rakyat yang harus menjadi korban.
Sebenarnnya sederhana saja yang diinginkan masyarakat. Mengembalikan kembali tanah waduk itu seperti semula, biarkan masyarakat sendiri yang akan mengelolahnnya.  Tujuan warga sudah sangat jelas, waduk tersebut jika masih terjaga seperti semula, wilayah Surabaya tidak akan kekurangan daerah resapan air, ekosistem akan berjalan seimbang. Tetapi lagi-lagi keuntungan lah yang menmbuat para penguasa menjadi buta. Merek lupa atas apa yang yang diberikan rakyat oleh mereka.
Karena mereka adalah rakyat kecil, yang hanya mngandalkan tenaga mereka dan juga feedback dari alam, jika di bandingkan dengan apparat dengan persenjataan yang lengkap itu, wajar saja mereka kalah dalam aksi. Tetap jika demikian apakah itu adil? Dmpak yang di rasakan tidak hanya dampak untuk sekarang, tetapi dampak untuk masa depan juga sudah mewabah dalam masyarakat Dukuh sepat. Hari-hari yang seharusnnya menjadi hari tenang , bisa bekerja dan menafkahi keluarga, mereka harus merasa hawatir dan ketakutan, bila terjadi penyerangan kembai oleh apatrat, anak-anak yang harusnya bebas bermain dan bercanda dengan teman sebayannya, mereka harus mengalami trauma, karena serangan para petugas keamanan.
Lalu jika masyarakat tidak cukup kuat untuk menang dalam meja peradilan? Lalu siapakah yang harus membantu mereka, dan mendapatkan kata adil? Tentu saja kita sebagai mahasiswa tentu saja kita , para guru, dosen, aktivis, dan kaun  intelek yang lain. Sejauh mana peran kaum intelek untuk masyarakat kecil sejauh ini? Tidak ada lagi yang bisa mengembalikan semua ini , jika lita sendiri tidak bergerak. Masyarakat kecil akan tetap jatuh di tangan para penguasa. Keadilan tidak akan pernah terjadi. Keadilan hanya akan bisa dirasakan oleh para penguasa yang berkuasa. Keadilan akan hilang di lapisan rakyat kecil. Untuk itu marila kita sering berdiskusi, membaca buka, dan belajar. Salah satunnya dengan mengikut berbagai jenis sekolah advokasi, atau yang lainnnya, untuk menyelamatkan bangsa kita, dan mewujudkan cita-cita pendiri bangsa kita. Jangan sampai bangsa kita dengan mudah untuk di rebut oleh bangsa lain, dan di kuasi oleh para penguasa.

Diva Nazera Aliffani .

Kritik dan Saran sangat membantu teman


Masih Seorang Fangirl

Nah masih ingat tulisanku yang berjudul I'M A FANGIRL?
sekarang ini lanjutannya nih.
selamat membaca, komen dan beri masukan , kritik dan saran. :)
Sisi Positif

Meskipun mereka dianggap sebelah mata dengan tindakan mereka yang berlebihan. Mereka juga memiliki sisi positif, diharapkan setelah ini orang-orang yang memandang sebelah mata para fangirl.

Karena para fangirl itu rata-rata memiliki masalah dalam emosi mereka , asalkan kalian tau, mereka punya cara sendiri. Kita sadar kemungkinan kita bias memiliki mereka sangatlah kecil, dan hampir mustahil, tetapi kita punya cara, bagaimana kita bias merasa selalu dekat, dan pada kehidupan mereka dengan cara membuat mereka ada dalam hobbi. Seperti saya yang hobby bikin sket wajah, atau kaligrafi, saya bias melatih gambar saya dengan menggabar beberapa sket wajah mereka, dengan sedikit imajinasi saya, sehingga memberikan warna dan suasana baru pada penampilan mereka.

Ada juga yang mengesplorasi dengan hal lain seperti membuat cerita fiksi bagi mereka yang hobi menulis, membuat video cover bagi mereka yang memili bakat dalam music, membuat beraneka macam merchendaise hand made, bagi mereka yang kreatif dan memiliki suka berniaga. Semua itu tidak ada ruginnya bagi kami. Malah semua itu bias memacu diri kami untuk maju, dan memberikan warna bagi bapkat-bakat para fangirl yang ada di negeri ini.
Dari pada kita melampiaskan kepenatan, depresi dan emosi kepada hal-hal yang melanggar, seperti menggunakan alcohol, menggunakan obat-obatan terlarang, dan sex bebas, kita melampiaskan itu dengan menikmati musik para idola yang kita cintai. Kemudian menyalusrkannya pada hobi kiita yang bermanfaat.

Dan ketika kita bermain di social media, biasannya kita sering membicarakan bagaiamana perkembangan-perkembangan idola kita, terkadang kita juga sering menawarkan beberapa barang dagangan yang kitasediakan, memperlihatkan karya-karya kita yang sudah kita buat, kemudian kita bercerita, dan saling memberikan kritik dan saran. Dan kadang juga kita mebuat sebuah permainan di social media yang mengasah otak dan juga menyenangkan.  Sesekali kita melakukan pertemuan untuk meningkatkan solidaritas, dan terkadang kita juga melakukan kegiatan social untuk anak-anak yang kurang mampu, yang memiliki keterbatasan pendidikan, dll. Kita juga ingim melakukan hal yang sama seperti  para idola kita lakukan, kita disini juga melakukan hal itu bukan hanya semata-mata ingin seperti saudara meraka, tetapi memang kita sadari betul, bahwa dilangit masih ada langit. Kita harus kembali membumi, disini kami biasa mengumpulkan merchendais , mengumpulkan sesuatu untuk hal yang kita suka, sedangkan masih ada orang lain diaman untuk bernafas, masih harus bayar, untuk tersenyum sayja masih sangat susah, apa lagi mengumpulkan sesuatu yang sebenarnnya tidak harus dan tidak wajib untuk dimiliki.

Ada yang bilang kalo kita sukannya buang-buang waktu di media social, hanya untuk ngeladenin para haters dan juga nge judge artis-artis lain, ngerumpi atau segala macem, buang-buang uang , buang-buang waktu hanya untuk mengikuti nafsu fansnnya. Tidak semuannya seperti itu, fans yang sejati dia bakalan tau mana yang useless untuk dilakukan , dan mana yang usefull. Kita tidak akan mengusik kehidupan kalian, jika kalian juga tidak mengusik kehidupan kami, sesungguhnnya kita bisa hidup berdampingan. Yang kita harapkan selama ini hanyalah itu, semuannya pasti mengharapkan yang seperti itu. Apa salahnnya? Kami juga manusia biasa, yang memiliki cara unik dalam menjalani hidup.



Kekecewaan Dan Kegalauan Melanda
ketika para Fangirl , Dierctioner utuk detailnnnya, seperti yang saya alami saat ini. Ketika mereka mengalami kebahagiaan yang luar biasa dengan hadirnya One Direction dalam hidupnnya, yang namannya roda kehidupan ada kalannya di atas dan ada kalannya juga kita bias berada di bawah. Begitu juga karir One Direction di dunia hiburan.
One Direction sudah merencanakan untuk mengadakan tur konser ke Indonesia untuk album ke tigannya yaitu Midnight Memories. Issue tersebut sudah ramai di media sejak tahun 2013. Dan pada ahirnnya One Direction memutuskan utuk datang ke Indonesia, penjualan tiket pun sudah di buka setahun sebelum konser berlangsung. Antusias para Directioners Indonesia begitu hebat, begitu pula dengan saya. Pikiran saya menjadi kacau karena ketika diadakan konser itu bertepatan dengan ujian kelulusan saya. Disini saya mengalami emosional yang tidak terkontrol, akibatnnya, saya menagis histeris.
Kasus ini mungkin terdengan sedikit berlebihan, tetapi itu sudah menjadi Tahiti , kekurangan kata untuk mengekspresikan emosi. Hal itu terjadi pada para fangirl yang histeris hingga menangis.
Banyak issue issue ada salah satu personil One Direction yang ingin hang kang dari One Direction. Dan pada tgl 25 Mei 2015. Zayn Malik mendeklarasikan dirinya keluar dari One Direction, itu juga bertepatan dengan konser One Direction di Jakarta. Para Directioners Indonesia sangat kecewa atas terjadinnya ini.

Setelah keluarnnya Zayn dari 1D , berita-berita yang mengi issue kan bubarnnya 1D semakin kuat, para Directioners mendapatkan tantangan bru untuk mnyikapi brita-brita yang dapat memecah kita semua. Kita selalu meyakinkan diri, bahwa semuannya tidak akan terjadi. Kita juga akan terus bertahan , dan men support One Direction agar tidak membubarkan boy band yang sudah mereka perjuangkan dan telah membuat ribuan orang jatuh cinta ini. One Direction masih punya fans, dan itu harus menjadi alas an One Direction untuk bertahan.

Minggu, 22 Mei 2016

try to write

WHAT CAN YOU GAVE FOR INDONESIA
          Everybody know indonesia have many problem, Indonesia is blooming country, the people its not prosperous enough , because distribution of building in every province in indonesia is less. but its too much if no one wanna care to make indonesia to be better. Every problem is became because there are subjects do that, and the subjects are we.
Actually development blooming in indonesia have been going, step by step indonesia make some a change, even though sometimes there is some person wanna destroy the program because they have different self-interest. Individualisme and self-interet is the reason development blooming can’t  being maximall , and its add many problem too.
          Indonesia need so many good people who have good athic, morallity, and absolutely with hight intelek, because now we get lose some people like that. Finding people like that its verry hard, so its time to us to make a change for this situation. I know its time is for spen our time to haveing fun, but whats wrong to start to thinking of indonesia future?? who’s want to continue the strunggle , if we are not to start it and do it.
          Ironic if we know, our generation is broke because there are many influence command our brain , like globalization, alayisme, everyone want to be famous in the social media, dont want to be critical just want to judge without give any solution. So in our live appears apathic for everythings have done in our development. How can  we make indonesia to be better, if no one care with indonesia?. Its time to work hard and repair everithing we have, start from our mind set, and our heart to doing something positive for indonesia.
          We are as next generation, should thinking about aur future, we born here, in your region, you kab rising to be like this and, you can standing right here, because our Bumi Pertiwi. You are not reeallize, whats great your Bumi Pertiwi gave anything you need so you can still alive here. Study hard, repair our home town, repair our Bumi Pertiwi , its not talk about what did we get, but its talk about what did we give.


FILSAFAT ILMU rangkuman buku A. Sonny Keraf. "Ilmu Pengetahuan dan Tinjauan Filisofis"

Ilmu Pengetahuan dan Life World
1.       Permasalahan

Melalui C.P Snow dalam bukunnya The Two Cultures , dunia ilmu pengetahuan adalah dunia fakta, dunia obyektif, universal, radional, sedangkan life-world mencakup pengalaman subyektif-praktis manusia ketika lahir,hidup dan mati, pengalaman cinta dan kebencian, harapan dan putus asa, penderitaan dan kebahagiaan, kebodohan dan kebijaksanaan. Sebuah kehidupan sehari-hari yang subjektif praktis dan situasional.
Kita hidup di dua dunia , dunia ilmu pengetahuan dan dunia praktis. Ilmu pengetahuan menawarkan kerja rasional, sementara itu kita tidak bisa melepaskan diri dari dunia sehari-hari dan tradisi dengan segala macam bentuk kepercayaan.
Ilmu pengetahuan adalah produk dari kebudayaan enlightenment, pencerahan. Maka pertannyaan kita adalah apakah ilmu pengetahuan dengan sendirinnya menghasilkan enlightenment thingking dan action dari manusia modern sekarang ini?
Dampak ilmu pengetahuan terhadap life-worl dapat diaplikasikan kedalam 2 kategori. Yang pertama dampak intelektual langsung, terutama perubahan cara pandang tradisional terhadap realitas; dan yang kedua dampak tidak langsung, melalui mediasi tehnik-tehnik ilmiah, terutama tehnik-yehnik produksi dan organisasi.

2.     Dampak Intelektual

Masih banyak kepercayaan tradisional yang bisa disampaikan dalam studi antropologi. Itu semua menandakan bahwa manusia membutuhkan waktu sangat lama untuk mengubah cara pandang itu.
Maka sebagai sistem berpikir rasional ilmu pengetahuan menjadi sebab terdalam dari lenyapnya banyak kepercayaan tradisional. Secara umum, dapat dikatakan 4 hal baru dari ilmu pengetahuan yang menyebabkan lenyapnya kepercayaan-kepercayaan tradisional.
Yang pertama, pengalaman lawan otoritas. Sudah dibicarakan sebelumnnya bahwa pengetahuan tidak didasarkan pada otoritas melainkan pada pengamatan. Ilmu pengetahuan merintis jalan kepada kemandirian dalam berpikir berdasarkan pengamatan terhadap gejala-gejala alam atau sosial.
Kedua, otonomi dunia fisik. Selain percaya pada pengamatan sendiri ilmu pengetahuan juga berangkat dari suatu filosofi tentang alam sebagai sesuatu yang otonom. Yang memiliki hukumannya sendiri. Dunia fisik mengikuti hukum fisik tidak ada roh-roh halus.
Ketiga, disingkarnnya konsep tujuan. Lain dari agama ilmu pengetahuan hanya mengenal sebab efisien dari satu peristiwa. Bagi ilmu pengetahuan masa lampau lebih penting dari masa depan , sebab, final tidak diberi tempat dalam pandangan ilmiah tentang dunia. Oleh karena itu , ilmu pengetahuan akan lebih memperhatikan konsep kausalitas dibandingkan dengan konsep finalistas.
Keeempat, tempat manusia dalam alam. Inilah dampak paling mengejutkan dari segi filosofis, Dua spek dapat dibicarakan. Dari segi kontemplasi, tampaknnya ilmu pengetahuan pengetahuan merendahkan manusia. Lain dari gambaran yang diberikan oleh agama-agama yang menempatkan bumi dan manusia sebagai pusat dari alam semesta, ilmu pengetahuan justru tidak segan-segan menjelaskan bahwa manusia tidak banyak artinnya dalam seluruh alam semesta. Namun satu hal menjadi jelas, manusia tampak menjadi lebih berkuasa, dan memang ilmu pengetahuan telah meningkatkan kesadaran akan kekuasaan.
Dampak ilmu mengetahuan terhadap cara berpikir manusia dan masyarakat dewasa ini sungguh dahsyat. Rasionalitas ilmu pengetahuan itu tidak hanya mengubah cara pandang tradisional kita, tetapi juga teologi yang terlalu teo sentris. Ilmu pengetahuan membantu proses emansipasi manusia terhadap dewa-dewa tradisional dan Tuhan Allahnya deisme        (pandangan bahwa hanya Tuhan Allah yang memecahkan seluruh problem kehidupan manusia). Ilmu pengetahuan membangun suatu rasionalitas kepercayaan-kepercayaan tradisional dan agama itu.

3.     Dampak Sosial Praktis
Sebagai teori pengetahuan, prinsip kausalitas berbunyi “siapa mengetahui sebab a akan tau juga akibat b.”sebagai teori tindakan proses kausalitas berbunyi , siapa yang dapat menciptakan sebab a akan menghasilkan akibat b.
Oleh karena itu, suatu teori ilmiah di satu sisi dapat berupa menjadi suatu theori of knowladge (teori pengetahuan), disisi lain menjadi theory of action (teori tindakan) . kemudian muncul pertannyaan mengenai bagaimana ilmu pengetahuan dapat menjadi teori tindakan ?
Pertama kali harus dikatakan bahwa teori ilmiah tidak dapat menjadi tindakan selain melalui teknik-teknik ilmiah yang digunakan dalam konteks interaksi komunikasi manusia. Dalam konteks inilah, kita dapat berbicara tentang manfaat ilmu pengetahuan bagi kemajuan umat manusia seperti mengurangi hal-hal buruk seperti penghapus kemiskinan dan jam kerja yang berlebihan , memberikan anugerah yang besar untuk hidup jauh lebih lama daripada yang dialami nenek moyang kita.
Teori-teori ilmiah melalui teknik, dapat menjadi instrumen yang ampuh untuk memperbesar kekuasaan manusia atas alam dan atas masyarakat. Kekuatan-kekuatan ilmiah itu kan menjadi nyata ketika dikembangkan delam interaksi komunikasi manusia. Tetapi kemampuan untuk mengotrol ataupun kemampuan untuk berkuasa, tidak sama dengan kemampuan untuk hidup dan bertindak sebagaimana diharapkan dari orang-orang yang dididik dengan ilmu pengetahuan dan tehnologi, atau lebih jelasnnya berbeda dengan kemampuan untuk melakukan enlightened action.
Pada dasarnnya tehnologi tidak dengan sendirinnya menghasilkan suatu masyarakat enlightened, tehnologi hanya memperbesar kontrol kita atas alam, atas masyarakat, dan atas dirikita sendiri. Dengan demikian ada bahaya bahwa tehnologi justru melayani nafsu akan kekuasaan atau keinginan irasional atau mendominasi.

4.     Watak Intelektual
Watak intelektual dapat dicirikan sebagai berikut:
-        Adanya keinginan untuk mengetahui fakta-fakt apenting, dan keengganan untuk menyetujui ilusi-ilusi.
-        Menjujung tinggi keterbukaan. Ilmu pengetahuan selalu didasarkan pada pengamatan. Tidak ada kepastian subyektif yang menyesatkan pada pengetahuan.
-        Ada hubungan cinta dengan kejujuran ilmiah. Ilmuan tahu bahwa ia tidak dapat menggambarkan perasaan tanpa mencari tahu jalan untuk memecahkan masalahpenderitaan. Cinta seorang ilmuan berarti merasa iba.berusaha untuk benar-benar memahami penderitaan untuk menyembuhkannya.
Dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan dapat menciptakan suatu masyarakat yang entelightened,hanya bila masyarakat itu mengikuti rasionalitasilmu pengetahuan yang taat pada rasio.

Notes :
Dalam bab ini kita bisa belajar dan mengetahui bahwa kita hidup berdampingan dengan 2 dunia yaitu dunia rasional dan dunia irasional. Semua itu berdampak pada kelangsungan hidup kita, keduannya harus seimbang , ketika kita hanya memberatkan salah satu dunia saja maka kita akan menemukan masalah dan terseleksi oleh alam. ilmu pengetahuan dapat menciptakan suatu masyarakat yang entelightened,hanya bila masyarakat itu mengikuti rasionalitasilmu pengetahuan yang taat pada rasio.

Ilmu Pengetahuan dan Politik
1.     Pengantar
Kita boleh mengatakan bahwa selain mengubah cara pandang manusia terhadap ralitas, ilmu pengetahuan terhadapat tehnik ilmiah telah berhasil menjadi sarana pengembangan kekuasaan serta kontrol terhadap masyarakat. Ilmu pengetahuan mampu membantu para penguasa untuk mengem bangkan organisasi sosial semakin solid yang dapat dipakai untuk kepentingan masyarakat. Maka kita akan menguraikan fakta tehnik ilmiah dan pelaksanaan kekuasaan absolut.
2.     Tehnik Ilmiah dan Kekuasaan
Sejarah mencatatat 2 contoh dari hubungan yang sangat erat yaitu praktek oligarki dan perang. Yang dimaksud oligarki adalah sistem apa pun dengan kekuasaan tertinggi hanya diemiliki sekelompok orang. Monarki dapat dilihat sebagai bentuk oligarki ekstrem. Dewasa ini , oligarki justru biasannya didasarkan pada keturunan,kekayaan dan ras. Sedangkan perang merupakan suatu praktek kekuasaan dengan tujuan mengalahkan dan menghancurkan seluruh potensi musuh.
a.      Oligarki
Salah satu keunggulanlan dari oligarki modern adalah bahwa sistem pemerintahan itu menggunakan tehnik-tehnik ilmiah untuk memperkukuh organisasi sosial. Sistem ini dinilai jahat karena karena mengandung 2 sifat buruk yaitu totaliter dan egoistis. Mengenai hal yang pertama, oligarki dewasa ini memiliki jangkauan yang semakin luas. Akibatnnya oligarki ilmiah memiliki kekuasaan tertinggi dari oligarki manapun di masa prailmiah. Kedua,oligarki mlah memperkokoh sifat buruk manusia pada umumnya. Yaitu lebih memperhatikan kepentingan sendiri daripada kepentingan kelompok/masyarakat.
b.     Perang
Selain oligarki tehnik ilmiah bisa menimbulkan kejahatan lain yaitu perang. Kaitan antara ilmu pengetahuan dan perang makin erat. Perang dewasa ini tentu tidak dapat lebih menghancurkan dari perang dimasa lampau. Karena kemajuan tehnologi persenjataan diimbangi dengan kemajuan ilmu kedokteran. Semua orang tidak ada yang mengharapkan perang, namun perang tidak akan terjadi hanya dengan satu syarat, yaitu , jika kita tidak mau kehidupan ini punah.maka dimasa sekarang atau mendatang kita dihadapkan dengan dua pilihan: memusnakan diri kita sendiri, atau harus atau harus mengorbankan kebebasan dan nafsu untuk membunuh orang lain. Jalan satu-satunnya adalah dengan cara belajar taat dengan hukum, bahkan hukum yang dibuat oleh seseorang yang kita benci.

3.     Demokrasi
Pada abad ke-18 dan ke-19 , melalui tokoh-tokoh seperti J.Locke, J .J. Rousseau, demokrasi biasa di hubungkan dengan gagasan kebebasan berpikir dan mengemukakan pendapat. Namun ketika tehnik-tehnik ilmiah dikemukakan secara luas,, maka demokrasi tidak saja menjadi kata kunci untuk melawan penguasa despotis, melainkan untuk melindungi individu itu sendiri. Persoalan kita adalah sistem masyarakat yang semakin organis yang menempatkan individu semata-mata sebagai komponen dari masyarakat sebagai mesin raksasa.
4.     Peran Ilmuan
Dalam hal ini, ilmuawan harus bisa melibatkan diri , selain dalam spesialisasinya, ia juga harus terlibat dalam seluruh proses self-understanding masyarakat. Berkaitan dengan ini, maka tujuan dari keterlibatan ilmuwan bukan hanya membantu memecahkan masalah teknis, melainkan agar masyarakat menemukan dirinnya dan mampu mengambil bagian dalam seluruh kehidupan masyarakatsecara sadar dan kritis.
Dalam rangka sel-understanding ­itu juga, seorang ilmuwan harus dapat mengintegrasikan kebudayaan tehnik dengan kepribadian kultural.


Notes : dengan belajar bab ini maka kita tahu bahwatehnik ilmiah tidak selamannya dapat memberikan dampak positif, untuk kemajuan hidup masyarakat, tetapi justru semakin tinggi ilmu pengetahuan manusia , manusia tersebut akan rentan terhadap tindak kejahatan, karena ilmu yang kita miliki. Karena mereka sulit percaya bahwa sang makro kosmos berpengaruh terhadap kehidupan mereka. Karena semakin rasionalnnya pemikiran manusia maka mereka menganggap dirinya lah yang paling benar, sehingga timbul oligarki danjuga perang. Maka tugas ilmuwan dalam hal ini adala menyeimbangkan hal ini, agar manusia bisa melangsungkan hidup mereka dengan damai.

Sabtu, 09 April 2016

Saya adalah FanGirl


Saya  Adalah Fangirl
            Saya adalah fangirl, tidak ada yang pernah tau maupun sadar bagaimana seseorang itu bisa menjadi seorang fangirl. Menjadi seorang fangirl adalah suatu hal yang entah datang dari mana , saya hanya tiba-tiba merasakan suatu yang luar biasa ketika menemukan seorang idola yang saya lihat pada media. Saya tidak pernah membuat-buat perasaan ini , menjadi sangat berlebihan, ataupun gila, saya tidak pernah menyangka itu. Yang saya tau semua itu hanyalah bentuk ekpresi dan reaksi saya kepada idola saya.
            Saya menjadi seorang yang fanatis sejak saya masih kecil, entahlah mengapa saya seperti itu, hanya saja saya sering merasa kesepian di dalam diri saya, meskipun saya berda di tempat yang ramai, saya selalu merasa sepi, saya berusaha untuk mencari sesuatu agar saya mtidak merasa sepi, saya mencoba untuk keluar dari keadaan yang seperti ini. Lalu munculah media audio fisula yang memberikanku sebuah pemandangan yang luar biasa. Dan itu telah menggerakkan hati saya, saya sanyat menyukai pemandangan itu, sebuah tokoh kartun yang sangat familiar yaitu spongesbob. Semakin tua semakin apa yang saya cintai berubah, seiring berjalannya waktu dan seiring berubahnnya permintaan pasar terhadap dunia hiburan, dan semakin beda juga yang saya tonton karena usia .
            Setelah usia saya beranjak dewasa menginjak 12 tahun saya mulai mencari jati diri saya, siapakah saya, bagaimana saya, apa yang say mau dan apa yang saya inginkan. Kondisi sosial hidup saya sedikit terganggu karena banyak permasalahn lain selain mempermasalahkan diri saya sendiri, kembali lagi saya mengalami kesepian. Pada tahun 2009  saya mengenal Justin Bieber penyanyi asal Canada yang sangat berbakat, kemudian saya sangat menyukai dia dan ahirnnya menjadi seorang Belibers(sebutan fans JB). Dan pada tahun 2011 akhirnnya saya menemukan boyband asal inggris yang menjadi salah satu finalis ajang pencarian bakat di Inggris yaitu One Direction. Ketika saya mendengarkan lagu-lagunnya saya seperti terlahir kembali, menemukan kembali semangat saya yang hilang. Pada ahirnnya saya mulai jatuh cinta kepada mereka. Menganggap mereka adalah saudar-saudara saya, apapun tentang mereka saya harus tau, dan jangan sampai ada yang terlewatkan, apapun yang bertemakan One Direction saya harus memilikinnya, karena dengan itu saya bisa merasakan kehadiran mereka di dalam hidup saya.





this is us the movie


media penyemangat
 







            Karena lagu-lagu mereka melihat cerita perjalanan mereka , saya termotifasi kembali untuk tetap melakukan sebuah hal positif dan berprestasi. Itu semua menjadi mengapa saya tidak ingin kelihan One Direction. Menjadi seorang fangirl bukan perkara hal yang mudah. Saya masih harus bertahan melalui berbagai ancaman dari para haters, karena haters akan mengusik lagi pribadi para fans.
            Semenjak saya menjadi seorang fans One Direction  dan Justin Bieber saya mengalami fase-fase berikut:
1.      Fase Pengenalan
Di dalam fase ini saya harus mengetahui semua tentang one direction, saya  mencoba mencari tahu bagaimana asal usul mereka, bagaimana hobby mereka, bagaimana identitas mereka, keluarga mereka, kebiasan-kebiasaan yang normal hingga kebiasaan-kebiasaan yang diluar mereka. Dan semuannya dilakukan dengan melalui apa saja, kita melakukan searching internet , mengikuti update para member pada sosial media, mengikuti sebuah fans page ataupaun fans base, dan perkumpulan-perkumpulan directioners lainnya. Dengan begini saya sangat menikmati hidup saya, kemudian saya bersosialisasi dalam komutas yang sama, berbagi pengalaman, dan berbagi info, sehingga saya juga mendapatkan banyak pengetahuan dan juga informasi-informasi yang menarik. Baik mengenai idola saya, maupun kehidupan teman-teman Directioners dan juga Belibers.
2.      Fase Nyaman
karya gambar amatir
Di dalam fase ini saya sangat menikmati hidup saya. Saya begitu menikmati informasi-informasi perkembangan mengenai idola saya, terkadang pada saat-saat tertentu para teman-teman Directioners memberikan sebuah permainan-permainan yang menarik , sehingga di dalam peer group ini, kita merasakan adannya kehangatan sebuah keluarga. Di fase ini pula kami menjadi sangat menikmati hoby kita , dan mereka memberikan banyak inspirasi ketika saya ingin membuat sebuah karya.          

















3.      Fase Alay (Fase berlebihan)
Pada fase ini mungkin banyak yang tidak suka, lingkungan kurang menerima moment yang seperti ini. Di fase ini saya memang merasakan kesenangan yang sangat menggebu-gebu. Saya rela melakukan apa saya demi idola saya, saya menghabiskan banyak uang agar saya bisa mendapatkan sesuatu yang berhubungan dengan One Direction. Saya mengumpulakan banyak barang (merchandise) yang berhubungan dengan One Direction. Saya akan melakukan papun yang identik dengan mereka. Melakukan sebuah kegiatan yang gila. Terkadang beberapa fans yang membuat sebuah cerita pendek/Fanfik juga mereka imajinasinnya mulai berlebihan. Ya namannya saja adalah fase berlebihan semuannya serba berlebihan.
Dalam fase ini kita sangat aktif dalam hal apapun untuk berhubungan dengan One Direction pastinya, kita juga bisa melakukan sebuah serangan yang tidak terduga. Entah itu kepada para idola kita sendiri, pada saat  bertemu dalam sebuah even atau konser. Maupun terhadap berita-berita mengenai One Direction maupun JB. Kita juga akan sangat sensitive dengan ulah para haters, ataupun paparazzi yang membuat berita tidak menyenangkan bagi para fans. Tetapi kita semua disini tidak sendirian, kita berkoloni, karena Fans ada di setiap penjuru di dunia. Dengan kekuatan media sosial , dan juga globalisasi ini, para fans akan menunjukan reaksi mereka dengan sangat luar biasa.







koleksi 1

koleksi 2



koleksi orang

 










4.       Fase Dewasa

Diaman fase ini sudah bisa berfikir secara rasional, emosinnya sudah bisa stabil, bisa menilai mana yang harus diambil mana yang tidak boleh diambil, mana yang harus ditanggapi dengan serius, mana yang harus di tanggapi dengan santai. Semuannya dapat dipilah dengan baik. Tapi tetap saja seorang fans, pasti akan kembali gila, dan melakukan hal-hal uyang diluar kendali dirnnya, dia akan kembali dia akan merasakan sebuah emosi yang aneh ketika idolannya melakukan sesuatu yang dianggap sebagai perlakuan yang luar bisa.

Sabtu, 02 April 2016

opini Diva Nazera

Mau di Bawa Kemana Negara Kita?
            Tak banyak pemimpin seperti Bung Hatta mempin tanpa menguras harta negara, pemimpin yang bener-benar berjuang utuk rakyat, pemimpun yang menjadi tauladan rakyat dan tiak mengharapkan imbalan apapun dari rakyat. Tetapi kini lihatlah pemimpin-pemimpin kita, pejabat-pejabat negara kita, dengan seribu kata manisnnya, boro-boro mengabdi untuk negeri, malah memperkaya kerabat sendiri, penghasilan para pejabat semkin tinggi, tetapi kasus korupsi tidak pernah mati (Najwa Sihab). Masuk akal kah keadaan seperti ini? Dari mana merka mendapatkan pengahasilan segitu banyak, tetpi lihatlah fasilitas dan apa yang telah menjadi hak rakyat masih belum sutuhnnya terpenuhi. Dan ketika mereka tertangkap karena kasus korupsi, mereka masih bisa tersenyum seakan tidak punya malu atas apa yang mereka perbuat, sibuk membela diri dan mendeklarasikan bahwa dirinnya sedang didzolimi oleh orang-orang yang tidak menghendaki dirinnya. Dengan keadaan seperti itu masikah rakyat bisa berharap kepada pemimpin sekarang??
            Kemudian hal-hal seperti itu menjadi sebuah hal yang wajar, pada ahirnnya merubah mind set masyarakat menjadi politik itu kotor, padahal politik adalah sarana atau usaha untuk memperoleh kekuatan dan dukungan dari masyarakat dalam melakukan kehidupan bersama. Ini akan berpengaruh pada ketahanan negara kita. Karena pengetahuan masyarakat tentang negara ini menjadi negatif, karena perilaku para pejabat yang demikian, pada ahirnnya negara kita akan mudah untuk dihancurkan. Masyarakat sekarang bisa apa, mereka mengalami kegalauan yang sangat berat, disisi lai masyarakat masih memiliki sejuta harapan untuk Indonesia menjadi lebih baik, tetetapi yang di harapkan tidak kunjung memberikan realisasinya kepana bangsa ini.
            Masyarakat ini tak berdaya mereka hanya anak yang mengharapkan perhatian dari orang tuannya, entahlah siapa yang salah dalam permasalahan negeri ini, masyarakat juga butuh makan untuk kelangsungan hidup mereka. Mereka tau kekayaan negara ini begitu melimpah ruah, mereka tau bahwa kualitas generasi bangsa ini tidak kalah dengan merka yang disana, mereka mampu menciptakan sesuatu yang tidak bisa orang lain ciptakan, mereka berharap mereka mampu merubah indonesia menjadi lebih baik. Tetepa mengapa sang ayah tidak menghargai jerih payah mereka dan mengangkat karya mereka. Tidak salah jika mereka memilih untuk berpaling kepada orang yang mau menghargai karyanya sehingga mereka memperkayakan orang lain bukanuntuh bangsannya sendiri. Kenapa ayah tidak peduli dengan kami, kenapa ayah hanya memikirkan bagaimana kerabat ayah bisa bersenang-senang, dan ayah sibuk mempertahankan mahkota yang sebenarnnya itu adalah pemberian dari kita.
            Ayah menginginkan masyarakat mendapatkan pendidikan dengan mengedepankan pendidikan karakter, menegakkan rasa nasionalisme dan patriotisme agar generasi kita bisa menjadi generasi yang baik dan kedepannya bisa membawa Indonesia yang lebih baik. Tetapi mengapa pendidikan yang kita terima masih seperti ini? Fasilitas pendidikan masih sangat kurang, kurikulum yang diberikan malah semakin membingungkan, sedangkan yang memiliki fasilitas dan proses pembelajaran  yang biak hargannya sangat mahal , hanya para golongan yang beruanglah yang mampu mendapatkan pendidikan semacam itu, lalu rakyat kecil  bisa apa? Hanya bisa berpangku dagu kemudia menerima dan menyerap semua hal-hal yang masuk pada diri meraka tanpa adannya filter dalam diri mereka. Ancaman ideologi baru semakin mudah teresapi oleh kita apa lagi rakyat kecil seperi meraka, belum lagi pengaruh globalisasi dan modernisasi , yang semakin merubah kehidupan kita, kita tidak punya benteng yang cukup kuat untuk menghindari serangan itu semua, wajar saja apa bila bangsa ini semakin rusak dan tidak karuan.
            Dan lagi alam yang kita miliki , yang seharusnnya kita nikmati bersama, pada kenyataannya tidak dapat kita nikmati seutuhnnya. Padahal kekayaan indonesia mewakili 80% kekayaan dunia. Kita kaya tetapi kita tidak mampu untuk mngolah dan memanfaatkan semua itu, kita kaya tapi kita tidak bis menentukan kebijakan atas hasil kekayaan itu. Padahal kita anak daerah masih ingin mempertahankan semua itu, tapi apa daya , pengambil keputusan bukanlah anak daerah, tetapi pemimpin kita. Lalu kita hanya bisa pasrah,usaha untuk didengar sudah dilalui, tetapi tak pernah didengarkan. Mereka sibuk mengirimkan pesan papa minta saham dan semacamnnya, tanpa mereka tau anak-anaknnya sedang kelaparan.
            Nah lalu bagaimana nasib Indonesia sekarang? Mau dibawa kemana? Karena kondisi seperti itu , wawasan nasional yang awalnnya positif, saling percaya atas apa yang kita miliki dengan apa yang kita kerjakan merupakan satu keterkaitan yang seimbang, menjadi ketidak percayaan, karena kekecewaan yang mana apa yang kita miliki dan apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan dan harapan kita. Bagaimana kita membentuk kekuatan nasional, jika seperti ini. Kekuatan nasional yang dulu yang telah kita ciptakan utuk mencapai kemerdekaan dan membentuk negara ini atas dasar kesatuan sejarah, kesatuan nasib, kesatuan kebudayaan , kesatuan wilayah. Lalu mungkinkah dimasa depan akan tercipata kekuatan yang seperti itu? Karena dimasa sekarang, keadaan indonesia terdiri dari dua golongan, yaitu golangan pejabat dan masyarakat . mereka yang bersenang-senang akan menceritakan kepada generasinnya dan membuat sejarah yang indah, mengapa bisa disebut demikian, mereka seperti masyarakat hedonis , kesenangan adalah tujuan meraka, ketika mereka ditangkap msebagai pelaku korupsi, merka dengan tersenyum lebar mengatakan saya sedang di dzolimi. Kemudia yang satunnya lagi akan membuat sejarah bagaimana mereka menderita di dalam negerinnya sendiri. Kemudian kesatuan nasib, benarkah sekarang nasib kita sama? Tidak, yang kaya semakin memperkaya dirinnya, dan yang miskin tidak bisa apa-apa, dan sebagainnya. Kita sudah kehilangan kesatuan-kesatuan itu untuk membuat kekuatan, kita taidak akan memiliki geostrategi untuk menggiring kita menuju apa yang kita cita-citakan.

            Saatnnya kita untuk membuat perubahan, orang-orang yang sadar akan kondisi seperti ini , dengan melakukan hal-hal positif meskipun sebuah tindakan yang kecil, setidaknnya itu akan menyelamatkan kita, meskipun itu tidak mampu membuat sebuah letusan perubahan yang besar . yang sudah baik, mari kita pertahankan, dan lebihh-lebih kita bisa memperkuat itu. Pembentukan dan perbaikan karakter untuk segala usia, tidak hanya dibentuk sejak dini, tetapi harus juga ada perbaikan karakter untuk orang-orang yang sudah ber usia. Tingkatkan rasa ingin tahu, pengetahun dapat didapatkan dari mana saja. Setelah kita mendapatkan apa yang kita pelajari, tanamkan niatan baik dan tanamkan nilai-nilai luhur pancasila untuk kita jadikan sebuah output yang bermanfaat.  Kemudian dekati masyarakat yang ksedang krisis itu, meskipun kita sedikit sulit menanamkan kembali ideologi pancasila dengan cara kenegaraan, kita masih bisa menanamkannya dengan cara kewarganegaraan. Dengan tetap melaksanakan tertib aturan, memberiakan pengertian satu sama lain, toleransi dan sebagainnya. Kita tidak membicarakan untung rugi, tetapi bagaimana kita semua bisa menciptakan kesejahteraan bersama, yang pada ahirnnya akan kita rasakan bersama . Orang-orang yang hatinnya bersih tidak akan takut untuk menjadi yang tersisih. 


 PERADABAN BARU UNTUK INDONESIA
Pernahkah kalian membayangkan , apakah mungkin negara yang begitu tinggi tingkat kriminalitasnya dan permasalahan-permasalah rumit seperti ini mengalami sebuah peradaban yang sempurna?? Para pemikir sebelumnnya mungkin telah memikirkan sebuah peradaban yang sempurna itu seperti Karl Max seorang ahli sosiologi, dan para pemikir-pemikir lain untuk mencapai dan menemukan jalan terbaik untuk mencapai sebuah peradaban tersebut, kita tau dewasa ini kriminalitas di Indonesia begitu besar. Menurut numbeo.com Indonesia berada diperingkat 68 dari 147 negara dan pada tahun 2013 dalam waktu 1 menit 32 detik  , terjadi satu kali tindak kejahatan, sungguh ironi bukan??
Saya sebagai mahasiswi yang menyukai serial anime jepang, saya tertarik dengan salah satu anime yang berjudul “Psycho Pass” anime yang ditulis oleh Gen Urobuchi ini memiliki jalan cerita yang menarik, yang mungkin biasa kita apresiasikan di dalam Negara kita untuk mengurangi tingkat kriminalitas. Di dalam anime ini ada istilah Sybil sitem yaitu kehadiran pemerintah yang otoritasanonim, objektif dan inhuman ,dimana system ini mengatur keseluruhan dinamika manusia, sehingga bias mengantarkan manusia menuju peradaban yang lebih baik. Dengan kehadiran Sybil System, peradabanpada Psycho Pass tidak bersifat konservatif dan ortodoks, dimana masyarakat danpemerintahan berjalan seiringan dalam satu irisan. Masyarakat dan system merupakan dua hal yang saling terpisah secara hierarkis, system berada pada posisi yang lebih tinggi dari individu dan ia berdiri sendiri tanpa campur tangan individu-individu dalam menjalankan tugasnya. Cengkaraman system ini juga merambah ke dalam berbagai struktur dan lapisan sosial, ia merupakan Pan-Opticon yang hadir dalam keseluruhan aktivitas masyarakat, sekali pun tanpa kehadirannya secarafisik(geekstuffstudies.wordpress.com) Nah bias dibayangkan bagaimana sisitem pemerintahan yang tanpa unsure subyektif seperti itu, maka system pemerintahannya akan menjadi sistem yang ideal.
Selanjutnnya ada juga istilah Crime Conficion, dimana ini adalah sebuah alat untuk mengukur seberapa besar tingkat kriminalitas seseorang ini, di tinjau dari perbuatan si pelaku, sehingga setiap orang bias dilihat sebesar apakah dia ingin melakukan tindak kejahatan, CC ini sendiri memiliki standard emosi   kriminalitas seseorang, seseorang yang memiliki standard kriminalitas yang sudah melebihi standar CC maka orang itu akan di tangkap dan diberi rehabilitasi.

Alangkah mengesankannya apabila negara yang sangat bermasalah ini mengalami peradaban baru dan menerapkan sybilsitem, dan juga pertahanan militer enggunakanCC sebagai alat pelengkap pertahanan, para koruptor dan juga oknum perusak ini akan begitu mudahnnya untuk diatasi. Memang sebuahbtontonan animesebenarnnya sebagai hiburan belaka, tetapi jangan salah, bisa jadi pada tahun yang akan datang akan dibuatkan sebuah peradaban baru tersebut, dan juga tehnologimutahir tersebut, kita juga bisa mengefaluasi, dan bisa mengoroientasikan hal-hal seperti ini agar kita dapat termotivasi untuk menuju masa depan lebih baik, lebih-lebih untuk negara ini, !emang berasal dari imajinasi, imajinasi tersebut akan menjadi motifasi kita dan membuat kita berfikir keras untuk membuat inovasi baru untuk menghadapi masa depan menjadi lebih baik. Karena ancaman terbesar dari negara kita adalah bangsa kita sendiri.