You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

Senin, 20 Juni 2016

Masih Seorang Fangirl

Nah masih ingat tulisanku yang berjudul I'M A FANGIRL?
sekarang ini lanjutannya nih.
selamat membaca, komen dan beri masukan , kritik dan saran. :)
Sisi Positif

Meskipun mereka dianggap sebelah mata dengan tindakan mereka yang berlebihan. Mereka juga memiliki sisi positif, diharapkan setelah ini orang-orang yang memandang sebelah mata para fangirl.

Karena para fangirl itu rata-rata memiliki masalah dalam emosi mereka , asalkan kalian tau, mereka punya cara sendiri. Kita sadar kemungkinan kita bias memiliki mereka sangatlah kecil, dan hampir mustahil, tetapi kita punya cara, bagaimana kita bias merasa selalu dekat, dan pada kehidupan mereka dengan cara membuat mereka ada dalam hobbi. Seperti saya yang hobby bikin sket wajah, atau kaligrafi, saya bias melatih gambar saya dengan menggabar beberapa sket wajah mereka, dengan sedikit imajinasi saya, sehingga memberikan warna dan suasana baru pada penampilan mereka.

Ada juga yang mengesplorasi dengan hal lain seperti membuat cerita fiksi bagi mereka yang hobi menulis, membuat video cover bagi mereka yang memili bakat dalam music, membuat beraneka macam merchendaise hand made, bagi mereka yang kreatif dan memiliki suka berniaga. Semua itu tidak ada ruginnya bagi kami. Malah semua itu bias memacu diri kami untuk maju, dan memberikan warna bagi bapkat-bakat para fangirl yang ada di negeri ini.
Dari pada kita melampiaskan kepenatan, depresi dan emosi kepada hal-hal yang melanggar, seperti menggunakan alcohol, menggunakan obat-obatan terlarang, dan sex bebas, kita melampiaskan itu dengan menikmati musik para idola yang kita cintai. Kemudian menyalusrkannya pada hobi kiita yang bermanfaat.

Dan ketika kita bermain di social media, biasannya kita sering membicarakan bagaiamana perkembangan-perkembangan idola kita, terkadang kita juga sering menawarkan beberapa barang dagangan yang kitasediakan, memperlihatkan karya-karya kita yang sudah kita buat, kemudian kita bercerita, dan saling memberikan kritik dan saran. Dan kadang juga kita mebuat sebuah permainan di social media yang mengasah otak dan juga menyenangkan.  Sesekali kita melakukan pertemuan untuk meningkatkan solidaritas, dan terkadang kita juga melakukan kegiatan social untuk anak-anak yang kurang mampu, yang memiliki keterbatasan pendidikan, dll. Kita juga ingim melakukan hal yang sama seperti  para idola kita lakukan, kita disini juga melakukan hal itu bukan hanya semata-mata ingin seperti saudara meraka, tetapi memang kita sadari betul, bahwa dilangit masih ada langit. Kita harus kembali membumi, disini kami biasa mengumpulkan merchendais , mengumpulkan sesuatu untuk hal yang kita suka, sedangkan masih ada orang lain diaman untuk bernafas, masih harus bayar, untuk tersenyum sayja masih sangat susah, apa lagi mengumpulkan sesuatu yang sebenarnnya tidak harus dan tidak wajib untuk dimiliki.

Ada yang bilang kalo kita sukannya buang-buang waktu di media social, hanya untuk ngeladenin para haters dan juga nge judge artis-artis lain, ngerumpi atau segala macem, buang-buang uang , buang-buang waktu hanya untuk mengikuti nafsu fansnnya. Tidak semuannya seperti itu, fans yang sejati dia bakalan tau mana yang useless untuk dilakukan , dan mana yang usefull. Kita tidak akan mengusik kehidupan kalian, jika kalian juga tidak mengusik kehidupan kami, sesungguhnnya kita bisa hidup berdampingan. Yang kita harapkan selama ini hanyalah itu, semuannya pasti mengharapkan yang seperti itu. Apa salahnnya? Kami juga manusia biasa, yang memiliki cara unik dalam menjalani hidup.



Kekecewaan Dan Kegalauan Melanda
ketika para Fangirl , Dierctioner utuk detailnnnya, seperti yang saya alami saat ini. Ketika mereka mengalami kebahagiaan yang luar biasa dengan hadirnya One Direction dalam hidupnnya, yang namannya roda kehidupan ada kalannya di atas dan ada kalannya juga kita bias berada di bawah. Begitu juga karir One Direction di dunia hiburan.
One Direction sudah merencanakan untuk mengadakan tur konser ke Indonesia untuk album ke tigannya yaitu Midnight Memories. Issue tersebut sudah ramai di media sejak tahun 2013. Dan pada ahirnnya One Direction memutuskan utuk datang ke Indonesia, penjualan tiket pun sudah di buka setahun sebelum konser berlangsung. Antusias para Directioners Indonesia begitu hebat, begitu pula dengan saya. Pikiran saya menjadi kacau karena ketika diadakan konser itu bertepatan dengan ujian kelulusan saya. Disini saya mengalami emosional yang tidak terkontrol, akibatnnya, saya menagis histeris.
Kasus ini mungkin terdengan sedikit berlebihan, tetapi itu sudah menjadi Tahiti , kekurangan kata untuk mengekspresikan emosi. Hal itu terjadi pada para fangirl yang histeris hingga menangis.
Banyak issue issue ada salah satu personil One Direction yang ingin hang kang dari One Direction. Dan pada tgl 25 Mei 2015. Zayn Malik mendeklarasikan dirinya keluar dari One Direction, itu juga bertepatan dengan konser One Direction di Jakarta. Para Directioners Indonesia sangat kecewa atas terjadinnya ini.

Setelah keluarnnya Zayn dari 1D , berita-berita yang mengi issue kan bubarnnya 1D semakin kuat, para Directioners mendapatkan tantangan bru untuk mnyikapi brita-brita yang dapat memecah kita semua. Kita selalu meyakinkan diri, bahwa semuannya tidak akan terjadi. Kita juga akan terus bertahan , dan men support One Direction agar tidak membubarkan boy band yang sudah mereka perjuangkan dan telah membuat ribuan orang jatuh cinta ini. One Direction masih punya fans, dan itu harus menjadi alas an One Direction untuk bertahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar