You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

Minggu, 22 Mei 2016

try to write

WHAT CAN YOU GAVE FOR INDONESIA
          Everybody know indonesia have many problem, Indonesia is blooming country, the people its not prosperous enough , because distribution of building in every province in indonesia is less. but its too much if no one wanna care to make indonesia to be better. Every problem is became because there are subjects do that, and the subjects are we.
Actually development blooming in indonesia have been going, step by step indonesia make some a change, even though sometimes there is some person wanna destroy the program because they have different self-interest. Individualisme and self-interet is the reason development blooming can’t  being maximall , and its add many problem too.
          Indonesia need so many good people who have good athic, morallity, and absolutely with hight intelek, because now we get lose some people like that. Finding people like that its verry hard, so its time to us to make a change for this situation. I know its time is for spen our time to haveing fun, but whats wrong to start to thinking of indonesia future?? who’s want to continue the strunggle , if we are not to start it and do it.
          Ironic if we know, our generation is broke because there are many influence command our brain , like globalization, alayisme, everyone want to be famous in the social media, dont want to be critical just want to judge without give any solution. So in our live appears apathic for everythings have done in our development. How can  we make indonesia to be better, if no one care with indonesia?. Its time to work hard and repair everithing we have, start from our mind set, and our heart to doing something positive for indonesia.
          We are as next generation, should thinking about aur future, we born here, in your region, you kab rising to be like this and, you can standing right here, because our Bumi Pertiwi. You are not reeallize, whats great your Bumi Pertiwi gave anything you need so you can still alive here. Study hard, repair our home town, repair our Bumi Pertiwi , its not talk about what did we get, but its talk about what did we give.


FILSAFAT ILMU rangkuman buku A. Sonny Keraf. "Ilmu Pengetahuan dan Tinjauan Filisofis"

Ilmu Pengetahuan dan Life World
1.       Permasalahan

Melalui C.P Snow dalam bukunnya The Two Cultures , dunia ilmu pengetahuan adalah dunia fakta, dunia obyektif, universal, radional, sedangkan life-world mencakup pengalaman subyektif-praktis manusia ketika lahir,hidup dan mati, pengalaman cinta dan kebencian, harapan dan putus asa, penderitaan dan kebahagiaan, kebodohan dan kebijaksanaan. Sebuah kehidupan sehari-hari yang subjektif praktis dan situasional.
Kita hidup di dua dunia , dunia ilmu pengetahuan dan dunia praktis. Ilmu pengetahuan menawarkan kerja rasional, sementara itu kita tidak bisa melepaskan diri dari dunia sehari-hari dan tradisi dengan segala macam bentuk kepercayaan.
Ilmu pengetahuan adalah produk dari kebudayaan enlightenment, pencerahan. Maka pertannyaan kita adalah apakah ilmu pengetahuan dengan sendirinnya menghasilkan enlightenment thingking dan action dari manusia modern sekarang ini?
Dampak ilmu pengetahuan terhadap life-worl dapat diaplikasikan kedalam 2 kategori. Yang pertama dampak intelektual langsung, terutama perubahan cara pandang tradisional terhadap realitas; dan yang kedua dampak tidak langsung, melalui mediasi tehnik-tehnik ilmiah, terutama tehnik-yehnik produksi dan organisasi.

2.     Dampak Intelektual

Masih banyak kepercayaan tradisional yang bisa disampaikan dalam studi antropologi. Itu semua menandakan bahwa manusia membutuhkan waktu sangat lama untuk mengubah cara pandang itu.
Maka sebagai sistem berpikir rasional ilmu pengetahuan menjadi sebab terdalam dari lenyapnya banyak kepercayaan tradisional. Secara umum, dapat dikatakan 4 hal baru dari ilmu pengetahuan yang menyebabkan lenyapnya kepercayaan-kepercayaan tradisional.
Yang pertama, pengalaman lawan otoritas. Sudah dibicarakan sebelumnnya bahwa pengetahuan tidak didasarkan pada otoritas melainkan pada pengamatan. Ilmu pengetahuan merintis jalan kepada kemandirian dalam berpikir berdasarkan pengamatan terhadap gejala-gejala alam atau sosial.
Kedua, otonomi dunia fisik. Selain percaya pada pengamatan sendiri ilmu pengetahuan juga berangkat dari suatu filosofi tentang alam sebagai sesuatu yang otonom. Yang memiliki hukumannya sendiri. Dunia fisik mengikuti hukum fisik tidak ada roh-roh halus.
Ketiga, disingkarnnya konsep tujuan. Lain dari agama ilmu pengetahuan hanya mengenal sebab efisien dari satu peristiwa. Bagi ilmu pengetahuan masa lampau lebih penting dari masa depan , sebab, final tidak diberi tempat dalam pandangan ilmiah tentang dunia. Oleh karena itu , ilmu pengetahuan akan lebih memperhatikan konsep kausalitas dibandingkan dengan konsep finalistas.
Keeempat, tempat manusia dalam alam. Inilah dampak paling mengejutkan dari segi filosofis, Dua spek dapat dibicarakan. Dari segi kontemplasi, tampaknnya ilmu pengetahuan pengetahuan merendahkan manusia. Lain dari gambaran yang diberikan oleh agama-agama yang menempatkan bumi dan manusia sebagai pusat dari alam semesta, ilmu pengetahuan justru tidak segan-segan menjelaskan bahwa manusia tidak banyak artinnya dalam seluruh alam semesta. Namun satu hal menjadi jelas, manusia tampak menjadi lebih berkuasa, dan memang ilmu pengetahuan telah meningkatkan kesadaran akan kekuasaan.
Dampak ilmu mengetahuan terhadap cara berpikir manusia dan masyarakat dewasa ini sungguh dahsyat. Rasionalitas ilmu pengetahuan itu tidak hanya mengubah cara pandang tradisional kita, tetapi juga teologi yang terlalu teo sentris. Ilmu pengetahuan membantu proses emansipasi manusia terhadap dewa-dewa tradisional dan Tuhan Allahnya deisme        (pandangan bahwa hanya Tuhan Allah yang memecahkan seluruh problem kehidupan manusia). Ilmu pengetahuan membangun suatu rasionalitas kepercayaan-kepercayaan tradisional dan agama itu.

3.     Dampak Sosial Praktis
Sebagai teori pengetahuan, prinsip kausalitas berbunyi “siapa mengetahui sebab a akan tau juga akibat b.”sebagai teori tindakan proses kausalitas berbunyi , siapa yang dapat menciptakan sebab a akan menghasilkan akibat b.
Oleh karena itu, suatu teori ilmiah di satu sisi dapat berupa menjadi suatu theori of knowladge (teori pengetahuan), disisi lain menjadi theory of action (teori tindakan) . kemudian muncul pertannyaan mengenai bagaimana ilmu pengetahuan dapat menjadi teori tindakan ?
Pertama kali harus dikatakan bahwa teori ilmiah tidak dapat menjadi tindakan selain melalui teknik-teknik ilmiah yang digunakan dalam konteks interaksi komunikasi manusia. Dalam konteks inilah, kita dapat berbicara tentang manfaat ilmu pengetahuan bagi kemajuan umat manusia seperti mengurangi hal-hal buruk seperti penghapus kemiskinan dan jam kerja yang berlebihan , memberikan anugerah yang besar untuk hidup jauh lebih lama daripada yang dialami nenek moyang kita.
Teori-teori ilmiah melalui teknik, dapat menjadi instrumen yang ampuh untuk memperbesar kekuasaan manusia atas alam dan atas masyarakat. Kekuatan-kekuatan ilmiah itu kan menjadi nyata ketika dikembangkan delam interaksi komunikasi manusia. Tetapi kemampuan untuk mengotrol ataupun kemampuan untuk berkuasa, tidak sama dengan kemampuan untuk hidup dan bertindak sebagaimana diharapkan dari orang-orang yang dididik dengan ilmu pengetahuan dan tehnologi, atau lebih jelasnnya berbeda dengan kemampuan untuk melakukan enlightened action.
Pada dasarnnya tehnologi tidak dengan sendirinnya menghasilkan suatu masyarakat enlightened, tehnologi hanya memperbesar kontrol kita atas alam, atas masyarakat, dan atas dirikita sendiri. Dengan demikian ada bahaya bahwa tehnologi justru melayani nafsu akan kekuasaan atau keinginan irasional atau mendominasi.

4.     Watak Intelektual
Watak intelektual dapat dicirikan sebagai berikut:
-        Adanya keinginan untuk mengetahui fakta-fakt apenting, dan keengganan untuk menyetujui ilusi-ilusi.
-        Menjujung tinggi keterbukaan. Ilmu pengetahuan selalu didasarkan pada pengamatan. Tidak ada kepastian subyektif yang menyesatkan pada pengetahuan.
-        Ada hubungan cinta dengan kejujuran ilmiah. Ilmuan tahu bahwa ia tidak dapat menggambarkan perasaan tanpa mencari tahu jalan untuk memecahkan masalahpenderitaan. Cinta seorang ilmuan berarti merasa iba.berusaha untuk benar-benar memahami penderitaan untuk menyembuhkannya.
Dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan dapat menciptakan suatu masyarakat yang entelightened,hanya bila masyarakat itu mengikuti rasionalitasilmu pengetahuan yang taat pada rasio.

Notes :
Dalam bab ini kita bisa belajar dan mengetahui bahwa kita hidup berdampingan dengan 2 dunia yaitu dunia rasional dan dunia irasional. Semua itu berdampak pada kelangsungan hidup kita, keduannya harus seimbang , ketika kita hanya memberatkan salah satu dunia saja maka kita akan menemukan masalah dan terseleksi oleh alam. ilmu pengetahuan dapat menciptakan suatu masyarakat yang entelightened,hanya bila masyarakat itu mengikuti rasionalitasilmu pengetahuan yang taat pada rasio.

Ilmu Pengetahuan dan Politik
1.     Pengantar
Kita boleh mengatakan bahwa selain mengubah cara pandang manusia terhadap ralitas, ilmu pengetahuan terhadapat tehnik ilmiah telah berhasil menjadi sarana pengembangan kekuasaan serta kontrol terhadap masyarakat. Ilmu pengetahuan mampu membantu para penguasa untuk mengem bangkan organisasi sosial semakin solid yang dapat dipakai untuk kepentingan masyarakat. Maka kita akan menguraikan fakta tehnik ilmiah dan pelaksanaan kekuasaan absolut.
2.     Tehnik Ilmiah dan Kekuasaan
Sejarah mencatatat 2 contoh dari hubungan yang sangat erat yaitu praktek oligarki dan perang. Yang dimaksud oligarki adalah sistem apa pun dengan kekuasaan tertinggi hanya diemiliki sekelompok orang. Monarki dapat dilihat sebagai bentuk oligarki ekstrem. Dewasa ini , oligarki justru biasannya didasarkan pada keturunan,kekayaan dan ras. Sedangkan perang merupakan suatu praktek kekuasaan dengan tujuan mengalahkan dan menghancurkan seluruh potensi musuh.
a.      Oligarki
Salah satu keunggulanlan dari oligarki modern adalah bahwa sistem pemerintahan itu menggunakan tehnik-tehnik ilmiah untuk memperkukuh organisasi sosial. Sistem ini dinilai jahat karena karena mengandung 2 sifat buruk yaitu totaliter dan egoistis. Mengenai hal yang pertama, oligarki dewasa ini memiliki jangkauan yang semakin luas. Akibatnnya oligarki ilmiah memiliki kekuasaan tertinggi dari oligarki manapun di masa prailmiah. Kedua,oligarki mlah memperkokoh sifat buruk manusia pada umumnya. Yaitu lebih memperhatikan kepentingan sendiri daripada kepentingan kelompok/masyarakat.
b.     Perang
Selain oligarki tehnik ilmiah bisa menimbulkan kejahatan lain yaitu perang. Kaitan antara ilmu pengetahuan dan perang makin erat. Perang dewasa ini tentu tidak dapat lebih menghancurkan dari perang dimasa lampau. Karena kemajuan tehnologi persenjataan diimbangi dengan kemajuan ilmu kedokteran. Semua orang tidak ada yang mengharapkan perang, namun perang tidak akan terjadi hanya dengan satu syarat, yaitu , jika kita tidak mau kehidupan ini punah.maka dimasa sekarang atau mendatang kita dihadapkan dengan dua pilihan: memusnakan diri kita sendiri, atau harus atau harus mengorbankan kebebasan dan nafsu untuk membunuh orang lain. Jalan satu-satunnya adalah dengan cara belajar taat dengan hukum, bahkan hukum yang dibuat oleh seseorang yang kita benci.

3.     Demokrasi
Pada abad ke-18 dan ke-19 , melalui tokoh-tokoh seperti J.Locke, J .J. Rousseau, demokrasi biasa di hubungkan dengan gagasan kebebasan berpikir dan mengemukakan pendapat. Namun ketika tehnik-tehnik ilmiah dikemukakan secara luas,, maka demokrasi tidak saja menjadi kata kunci untuk melawan penguasa despotis, melainkan untuk melindungi individu itu sendiri. Persoalan kita adalah sistem masyarakat yang semakin organis yang menempatkan individu semata-mata sebagai komponen dari masyarakat sebagai mesin raksasa.
4.     Peran Ilmuan
Dalam hal ini, ilmuawan harus bisa melibatkan diri , selain dalam spesialisasinya, ia juga harus terlibat dalam seluruh proses self-understanding masyarakat. Berkaitan dengan ini, maka tujuan dari keterlibatan ilmuwan bukan hanya membantu memecahkan masalah teknis, melainkan agar masyarakat menemukan dirinnya dan mampu mengambil bagian dalam seluruh kehidupan masyarakatsecara sadar dan kritis.
Dalam rangka sel-understanding ­itu juga, seorang ilmuwan harus dapat mengintegrasikan kebudayaan tehnik dengan kepribadian kultural.


Notes : dengan belajar bab ini maka kita tahu bahwatehnik ilmiah tidak selamannya dapat memberikan dampak positif, untuk kemajuan hidup masyarakat, tetapi justru semakin tinggi ilmu pengetahuan manusia , manusia tersebut akan rentan terhadap tindak kejahatan, karena ilmu yang kita miliki. Karena mereka sulit percaya bahwa sang makro kosmos berpengaruh terhadap kehidupan mereka. Karena semakin rasionalnnya pemikiran manusia maka mereka menganggap dirinya lah yang paling benar, sehingga timbul oligarki danjuga perang. Maka tugas ilmuwan dalam hal ini adala menyeimbangkan hal ini, agar manusia bisa melangsungkan hidup mereka dengan damai.